Jatim Digifest 2024 Era Baru Bisnis Startup Penuh Inovasi
- January 29, 2024
- 0
Jatim Digifest
jatimmuda – Perkembangan sektor ekonomi bisnis, khususnya bagi pelaku UMKM kian meluas melalui ranah digital. Pengembangan start-up atau perusahaan rintisan baru juga semakin marak. Akademisi Unair, Novyandri Taufik Bahtera menekankan, pelaku start-up hanya butuh memperbanyak inovasi dalam memulai usaha. Hal itu ditegaskan saat Workshop Pengembangan Start-up dalam rangkaian Jatim Digital Festival 2024 di Kabupaten Tuban.
“Kunci bagi start-up adalah inovasi. Untuk memulai bisnis perlu dilakukan identifikasi masalah. Fokus pada masalah nyata, baik dengan teknologi (seperti digitalisasi) atau tanpa teknologi (seperti inovasi produk lokal),” jelas Novyandri, Rabu (23/10/2024).
Untuk menjadikan produk inovatif, kata dia, diperlukan validasi ide. “Perlu uji pasar untuk mengetahui apakah ide atau solusi anda diterima oleh target pasar. Misalnya lagi marak jualan kopi keliling. Bisa diuji dulu apa diminati masyarakat,” ujar alumni UGM tersebut.
Selanjutnya, start-up perlu membangun tim solid dengan keahlian di teknologi, pemasaran dan operasional. Sedangkan pembuatan produk awal juga perlu prototipe sederhana (MVP) untuk teknologi dan kembangkan produk fisik atau layanan unik untuk non teknologi.
Menurutnya, inovasi dalam produk dan layanan juga perlu diperhatikan. “Apakah produk teknologi melalui aplikasi atau platform digital yang memberikan solusi baru bagi pengguna. Misalnya aplikasi pengiriman barang atau layanan finansial digital,” katanya.
Untuk produk non-teknologi juga perlu inovasi dalam layanan berbasis masyarakat atau produk lokal. Misalnya bisnis kuliner tradisional dengan sentuhan modern atau produk ramah lingkungan yang bisa menarik perhatian pasar.
Selain itu, start-up juga memerlukan feedback dari pelanggan sebagai bahan evaluasi. Penggunaan umpan balik dari pelanggan itu untuk terus meningkatkan produk atau layanan baik di bidang teknologi maupun non teknologi.
Dalam hal strategi pemasaran digital, ia menekankan pentingnya memahami SEO (Search Engine Optimization). “SEO ini untuk meningkatkan visibilitas start-up anda di mesin pencari. Baik untuk platform digital maupun produk fisik yang dipromosikan secara online,” ungkapnya.
Pemasaran melalui media sosial untuk membangun brand dan menjangkau pelanggan baru juga perlu dilakukan. Terkait konten pemasaran, ia menekankan agar konten bernilai, baik berupa artikel, video atau informasi seputar produk dan layanan untuk menarik perhatian dan membangun loyalitas pelanggan. Sedangkan pemasaran offline untuk start-up non-teknologi dapat dilakukan melalui pameran, bazar, atau menggunakan jaringan komunitas lokal.
Sebagai informasi, acara Jatim Digifest 2024 ini berlangsung selama tiga hari dari 22 hingga 24 Oktober 2024 di Gor Rangga Jaya Anoraga Kabupaten Tuban, pukul 10.00 sampai 21.00 WIB. Adapun rangkaian acara terdiri dari, konferensi, workshop, exhibition, e-sport, parade musik, startup, konten kreatif, digital art, hiburan musik, digital monetary, digital media, financial technology, dan e-government. kominfo