Gus Fawait Gerak Cepat Perjuangkan Pertanian Jember ke Pemerintah Pusat
- December 8, 2024
- 0
Bupati Jember Gus Fawait
SURABAYA (Jatimmuda) – Bupati terpilih Jember, Gus Fawait, terus menunjukkan komitmen seriusnya dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat Jember.
Salah satu langkah penting yang dilakukan adalah bertemu Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman, di Jakarta pada Jumat (06/12/2024).
Dalam pertemuan tersebut, Gus Fawait menegaskan bahwa Jember merupakan daerah agraris dengan potensi lahan pertanian yang sangat luas dan komoditas unggulan yang menjadi salah satu terbesar di Jawa Timur.
Menurut Gus Fawait, potensi besar ini harus terus dikembangkan agar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Ia menyampaikan rasa syukur atas komitmen Menteri Pertanian yang bersedia memberikan perhatian khusus untuk mendukung Jember.
“Kementan memiliki komitmen kuat untuk membantu Jember. Program bantuan yang disiapkan mulai dari bibit untuk puluhan ribu hektare, alat-alat pertanian, pembangunan irigasi, hingga jalan tani. Ini adalah kabar gembira bagi para petani dan masyarakat Jember,” ujarnya.
Dalam pandangan Gus Fawait, keberhasilan Jember dalam memanfaatkan bantuan ini akan menjadi bagian penting dalam mendukung target swasembada pangan nasional yang telah ditetapkan Presiden Prabowo Subianto. Ia juga mengungkapkan bahwa kesuksesan program ini membutuhkan perencanaan yang matang. Menindaklanjuti arahan Mentan, Gus Fawait berjanji segera menyusun kebutuhan prioritas di sektor pertanian Jember, sehingga bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran dan memberikan dampak signifikan.
Selain potensi agrarisnya, perhatian dari pemerintah pusat juga didorong oleh kondisi sosial ekonomi Jember, yang memiliki jumlah penduduk miskin tertinggi kedua di Jawa Timur. Sebagian besar masyarakat yang terdampak bekerja di sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, dan kelautan. Menurut Gus Fawait, ini menjadi alasan mendesak untuk memberikan perhatian lebih kepada Jember.
“Dengan dukungan pusat, kami berharap mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang berada di sektor pertanian,” kata Gus Fawait.
Gus Fawait menegaskan bahwa langkah lobi ke pemerintah pusat akan terus dilakukan untuk memastikan Jember mendapatkan perhatian penuh. Dalam waktu dekat, ia berencana bertemu dengan PT Pupuk Indonesia untuk membahas ketersediaan pupuk yang memadai bagi petani. Menurutnya, keberlanjutan sektor pertanian membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, pusat, dan BUMN.
Ia juga mengapresiasi komitmen pemerintah pusat dalam mendukung pengembangan Jember. Tak hanya di sektor pertanian, Gus Fawait sebelumnya telah melakukan pembicaraan dengan Kementerian Perhubungan, sejumlah BUMN, dan perusahaan penerbangan terkait pengembangan Bandara Notohadinegoro. Ia percaya, pembangunan infrastruktur transportasi akan memberikan dampak positif bagi sektor ekonomi lain, termasuk pertanian.
“Langkah ini bukan sekadar lobi biasa. Ini adalah bagian dari strategi kami untuk memastikan masyarakat Jember merasakan manfaat nyata dari perhatian pemerintah pusat. Saya percaya Jember mampu menjadi daerah percontohan dalam pengelolaan pertanian yang modern dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Langkah cepat Gus Fawait tidak hanya mencerminkan visi yang kuat untuk membangun Jember, tetapi juga menunjukkan kemampuannya dalam memanfaatkan peluang untuk kesejahteraan masyarakat. Dengan berbagai program yang dirancang bersama pemerintah pusat, Jember diharapkan mampu memaksimalkan potensi agrarisnya dan berkontribusi besar dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Reporter: Aprillia